Microsoft Azure Fundamentals

Rasanya tidak enak atau kurang afdhol jika makan ikan asin tanpa sambal. Begitu pula halnya jika ingin mempelajari Keamanan pada Sistem Cloud Microsoft Azure maka terlebih dahulu haruslah paham bagaimana dengan dasar atau fundamental dari Microsoft Azure. Jika sudah paham dengan dasarnya maka akan lebih mudah mempelajari bagaimana cara mengamankan sistemnya dan juga jika ingin melakukan oprek lebih dalam terhadap Cloud.

Pada dasarnya Microsoft Azure mengizinkan penggunanya untuk meggunakan layanan komputasi virtual atau operasi penyimpanan data dengan ketentuan dan pengukuran resource yang dieprlukan seperti on demand pada dasar pay-as-you-go. Microsoft Azure merupakan Cloud yang dirancang dan dikembangan melalui riset yang bertujuan memberikan pengalaman penggunaan Cloud yang simpel, menyenangkan dan mudah.

Azure merupakan kumpulan besar dari beberapa teknologi yang menggunakan prinsip Cloud dan sejenisnya. Jika dilihat dari layanan yang ditawarkan yaitu Azure SimpleStor, Azure Backup, Azure File Service, Azure Site Restore, Azure Active Directory, Azure Virtual Network, Azure VPN, dan lain lain. Dengan layanan yang diberikan tersebut akan mempermudah penggunaan Cloud dan memungkinkan pengguna hanya mengolah data pada bagiannya, seperti SaaS dan PaaS.

Yang perlu diperhatikan lagi jika ingin menggunakan layanan Cloud, maka hal yang paling sering dijumpai dan wajib untuk dipahami adalah Azure Portal, Preview Portal, Azure Powershell cmdlets, Visual Studio’s Server Explorer, SQL Server Management Studio, WebMatrix, FTP, Source Control Deploy dan lain lain. Dasar umum yang biasanya harus dipahami adalah seperti berikut:

dasar
A Common Foundation

Microsoft Azure memiliki 3(tiga) jenis akun yang dapat digunakan untuk mendaftar dan kemudian masuk (login) ke dalam Cloud yaitu Azure Account, Microsoft Account dan Organizational Account. Jika sebuah akun Microsoft Azure terbentuk, maka dengan otomatis Organizational Account otomatis dibuat, Subscription dan Azure Active Directory (AAD) dibentuk. AAD merupakan direktori pada layanan Cloud. Subscription adalah sebuah cara untuk pembayaran atas akun yang sidah diberikan. Layanan sebuah Azure hanya terintegrasi dengan satu buah Subscription. Penggunaan Subscription adalah untuk pengaturan dan penjagaan untuk projek yang berbeda. Sebuah Subscription dipercaya oleh satu Direktori sedangkan satu direktori depercaya oleh banyak subscription.

Administrator dalam role layanan Microsoft Azure terbagi kedalam 3 bagian utama, yaitu :

  • Account Administrator
  • Service Administrator
  • Co-Administrator

Administrator yang terdapat dalam layanan Microsoft Azure tersebut memiliki fungsi yang sampir sama dengan fungsi administrator lain. Penjelasan penjelasan bagian-bagiannya secara lengkap dapat dilihat di link ini. Yang perlu diperhatikan lagi adalah bahwa tedapat beberapa Geo, Region dan Datacenter Azure. Sampai saat ini Geo Microsoft Azure terbagi atas, US, Europe, Asia Pacific, Japan, Brazil dan Australia. Sedangkan Region terdiri atas satu atau beberapa Datacenter.

Tulisan ini merupakan penjelasan mengenai Dasar dari Microsoft Azure. Pada dasarnya diperlukan latihan yang lebih lagi jika kurang paham dengan Dasar Microsoft Azure. Cloud Computing merupakan salah satu materi yang lumayan sulit dipahami. Biarpun begitu, semoga tulisan ini bermanfaat. Selamat membaca dan terimakasih.

Link MVA Dasat Microsoft Azure -> Microsoft Azure Fundamentals

sertifikat2
Microsoft Azure Fundamentals Certificate
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s