Pengenalan Proxy, TCP/ IP, SMTP, SOCKS dan teman-temannya

Saya kembali lagi setelah kegalauan saya mencari nafkah untuk sang buah semangka. Wkwkwkwkwk sorry gua uda gila brader. Gua bakalan menceritakan legenda Danau Toba. Makin ngaco gua. Wkwkkwk 😀 Gua bakalan share mengenai beberapa ilmu gua mengenai Jaringan Komputer. Eseeehhhh ilmu -_- langsung saja gua mulai cerita gua, hehe. 😀

  1. PROXY
    Apa sih itu proxy ? Proxy itu sebagai jembatan penghubung, atau sebuah server yang menyediakan layanan untuk meneruskan setiap permintaan kepada server lain di internet, dengan kata lain ketika kita menggunakan proxy, kita menggunakan ip sebuah server untuk bisa terhubung ke server lain dalam internet. Penggunaan proxy banyak dimanfaatkan untuk web surfing terutama jika web tersebut diblokir oleh penyedia akses internet. Jenis – jenis proxy itu sendiri, ada banyak antara lain :- Elite Proxy
    Elite proxy atau Highly Anonymous adalah proxy yang kita gunakan membuat sistem kita ketika melakukan web surfing tidak terlihat sama seperti aslinya melainkan terlihat seperti sistem yang menggunakan non-proxy. Biasanya yang menggunakan proxy sejenis ini, adalah carder dan terkadang para cracker. Proxy ini membuat kita terlihat sangat anonym. Hal ini membuat keamanan surfing yang tinggi dan sangat sulit untuk mendeteksi elite proxy ini.
    Server anonimitas tinggi tidak mengirimkan HTTP_X_FORWARDED_FOR, HTTP_VIA dan variabel HTTP_PROXY_CONNECTION. Host bahkan tidak tahu Anda menggunakan server proxy dan tentu saja tidak tahu alamat IP. Sebuah high anonymous proxy akan menampilkan informasi berikut:
    REMOTE_ADDR = proxy Alamat IP
    HTTP_VIA = –
    HTTP_X_FORWARDED_FOR = — Anonymous Proxy
    Anonymous proxy adalah proxy yang memanfaatkan caching transparent proxy dan juga menyembunyikan alamat ip dengan cara mengganti dengan proxy IP atau bisa juga menggantinya dengan IP yang acak. Anonymous Proxy tidak mengirimkan HTTP_X_FORWARDED_FOR ke tujuan sehingga meningkatkan keamanan dimana Alamat IP tidak bisa alias tidak dapat login. Di Proxy Anonim akan menampilkan informasi sebagai berikut :
    REMOTE_ADDR = proxy alamat IP
    HTTP_VIA = alamat IP Proxy
    HTTP_X_FORWARDED_FOR = alamat IP Proxy

    – Transparent Proxy (L3)
    Jika kita menggunakan Transparent Proxy seperti ini, kita seperti menggunakan proxy normal yang sebenarnya tidak memberikan tingkat keamanan yang lebih kepada privasi anda ketika surfing. L3 memberikan manfaat caching halaman yang sering diakses dan di dalam proses ini mengurangi waktu untuk mendowload jika mendowload dan juga dapat mempercepat akses internet oleh client. Keseringan L3 ini digunakan untuk keperluan penyaringan atau filtering. DI dalam L3 akan ditampilkan :
    REMOTE_ADDR = proxy alamat IP
    HTTP_VIA = alamat IP proxy
    HTTP_X_FORWARDED_FOR = Alamat IP sistem

    – Proxy Server
    Proxy server merupakan setting proxy yang biasa kita gunakan, yang dapat disetting biassa dari browser kesayangan kita. Fungsi dari proxy server ini sebagai perisai atau filtering elu dan semua aktifitas surfing yang dilakukan, biasanya para ISP menggunakan ini untuk Holding Bins yang dimana fungsi dari Holding Bins ini sendiri adalah untuk menyimpan halaman yang sering diminta, ketimbang pergi keluar dan mengambil berulang kali ke internet.

    – Non Proxy
    Kebanyakan dari kita tidak menggunaka proxy ketika kita melakukan web surfing. Yang dimana request http kita akan langsung dikirim ke server dari PC kita, sehingga tidak ada proses privasi dan keamanan sistem kita serta tidak ada manfaat caching yang terjadi. Informasi yang ditampilkan dari sistem Non Proxy adalah :
    REMOTE_ADDR = Alamat IP sebenarnya
    HTTP_VIA = –
    HTTP_X_FORWARDED_FOR = –

  2. HTTP, HTTPS, SSL dan TLS- HTTP
    HTTP singkatan dari HyperText Transfer Protocol yang merupakan sebuah protocol jaringan sebagai lapisan dari sebuah aplikasi yang digunakan untuk penggunaan World Wide Web yang saling terhubung antara client dengan Server. Yang merupakan cikal bakal dari World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Bernerd Lee seorang Fisikiawan Inggris. Di dalam HTTP terjadi komunikasi, dimana client melakukan permintaan dengan mengetikkan alamat atau website yang ingin diakses, sedangkan server mengolah permintaan atau request berdasarkan kode protocol yang diterima tadi. HTTP menggunakan port 80 atau 8080 sebagai default.- HTTPS
    HTTPS merupakan HTTP yang ditambahkan securitynya atau kependekan dari HyperText Transfer Protocol Secure. HTTPS merupakan mekanisme standard terenkripsi dari sebuah World Wide Web, dimana fungsi utamanya adalah memberikan keamanan lebih. HTTPS merupakan kolaborasi antara SSL dan TLS sebagai sublayer dibawah HTTP. Kedua kolaborasi di atas memberikan perlindungan yang memadai untuk mengamankan serangan Man In Middle Attack dan juga eavesdroppers. HTTPS menggunakan port 443 sebagai port defaultnya. HTTPS biasanya menggunakan sertifikat kunci public untuk web server. Biasanya sertifikat itu menanyakan persetujuan untuk tetap surfing di web tersebut.

    – SSL
    SSL adalah kependekan dari Secure Socket Layer yang merupakan sublayer dibawah HTTP yang digunakan dalam koneksi internet secara aman. Jika anda menginginkan suatu koneksi komunikasi lewat internet dengan cara yang secure, maka gunakan koneksi SSL. SSL melakukan 3 tingkat keamanan antara lain :

    * Authentication, dimana bahwa pesan yang diterima berasal dari orang yang menyetujui sertifikat.
    * Confidentiality, menjaga dari proses Man In Middle Attack selama transmisi pesan.
    * Integrity, memasitikan jika pesan tidak mengalami perubahan selama di perjalanan dan merupakan pesan yang asli.

    SSL sendiri dikembangkan oleh Netscape Communications supaya dapat mengirim data dengan aman.

    – TLS
    TLS adalah Transport Layer Security yang menyediakan authentikasi akhir dan privasi komunikasi di internet yang melibatkan Negoisasi ujung client dengan server melalui algoritma tertentu. Public key sebagai enkripsi serta enkripsi lalu lintas symmetric-cipher-based. TLS sendiri dikembangkan oleh Netscape. TLS didesain agar mampu berkembang dengan mendukung kemampuan meningkat dan kembali ke konsidi semula dan negoisasi antar ujung.

  3. SOCKS

    Menurut Wikipedia : SOCKS is an Internet protocol that facilitates the routing of network packets between client–server applications via a proxy server. SOCKS performs at Layer 5 of the OSI model—the session layer (an intermediate layer between the presentation layer and the transport layer). Port 1080 is the registered port designated for the SOCKS server.

    Jika kita ambil secara fungsi socks merupakan proxy serbaguna untuk berselancar. Kita dapat menggunakan socks5 / 4 untuk mengirim email, transfer file, chat online dan lain – lain. Socks5 mengdukung UDP, resolusi nama, dan otentikasi sedangkan socks4 tidak. UDP (User Datagram Protocol) adalah protocol sederhana dan lebih cepat dari TCP. Nah, jika kita menggunakan socks5 / 4 maka kita akan terlihat sebagai anonym ketimbang kita menggunakan http proxy yang hanya menyembunyikan identitas atau transparan. Itulah sebabnya gua pernah PenTest menggunakan socks5.

  4. SMTP
    SMTP atau Simple Mail Transfer Protocol, adalah sebuah protokol untuk mengirim e-mail antara server. Sebagian besar sistem e-mail yang mengirim email melalui internet menggunakan SMTP untuk mengirim pesan dari satu server ke yang lain. pesan kemudian dapat diambil dengan e-mail klien menggunakan POP atau IMAP.
  5. TCP/ IP
    TCP/ IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) merupakan gabungan dari Protocol TCP dan juga IP sebagai kelompok yang mengatur komunikasi data antar PC, clien dan server. Protocol ini tidak dapat berdiri sendiri karena memang protocol ini berupa kumpulan protocol (Protocol Suite). Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram, TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. TCP/ IP terbagi 2, ada versi 4 dan ada yang versi 6. Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4 (karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256 x 256 x 256 x 256 = 4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) yang merupakan sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128 = 3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA : 00D3 : 0000 : 2F3B : 02AA : 00FF : FE28 : 9C5A. Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:* Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasipoint-to-point atau one-to-one.
    * Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
    * Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Nah, itu tadi beberapa cerita gua mengenai beberapa bagian penting dari internet yang jarang diketahui oleh kaum awam. Banyak yang kurang mengerti bagaimana menggunakan internet secara aman dan baik. Itu tadi beberapa fitur-fitur dari internet yang dapat kita gunakan untuk komunikasi yang secure. Pertanyaan yang paling sering muncul, gimana sih cara menggunakan proxy, socks, ubah DNS, dan VPN. Kalau masalah setting itu, ntaran aja gua kasih tau, elu bisa searching dulu di google, bing atau yahoo. Ntar kalau elu belum tahu gimana cara settingnya, lu bisa Tanya gua, email aja ke email gua. Sekian postingan dari gua. Terima Kasih banyak telah membaca. 😀 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s